212.400 Siswa Terima Beasiswa Bakat dan Prestasi Cipayung, Masadepan Direktur jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Departemen Pendidikan Nasional Dirjen Dikdasmen), Indra Djati Sidi, mengatakan, 7000 siswa dalam satu propinsi akan dipromosikan menjadi anak unggulan untuk dapat di motivasi menjadi orang yang berprestasi terbaik. Mulai tahun 2001/2002 sebanyak 212.400 siswa tingkat SD, SLTP, SMU dan SMK seluruh Indonesia diprediksi untuk memperoleh beasiswa. Dirjen Dikdasmen mengemukakan hal itu saat menutup Sosialisasi dan Koordinasi Program Beasiswa yang diselenggarakan Proyek Pemberian Beasiswa Bakat dan Prestasi pada Direktorat Pendidikan Menengah Umum, Dirjen Dikdasmen, di Hotel Mars ’91 Cipayung Bogor, 13 April 2001. Kepala Sub Direktorat Kesiswaan Direktorat Pendidikan menengah Umum, Drs. Muchlis Catio, M.Ed, dalam laporannya menjelaskan, maksud kegiatan ini untuk memberikan informasi seluas-luasnya dalam rangka menyatukan pengertian, pandangan dan pemikiran yang mendasar tentang pelaksanaan pemberian Beasiswa, agar para pengelola memiliki pemahaman, yang sama dalam merencanakan melaksanakan, mengevaluasi, dan memberikan laporan tentang pemberian beasiswa; mampu mengidentifikasi dan menyeleksi calon penerima beasiswa sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan; serta mampu mengelola kegiatan pemberian beasiswa sesuai ketentuan yang berlaku. Sasaran utamanya adalah pengelola beasiswa di tingkat daerah/propinsi. Lebih lanjut Muchlis Catio menjelaskan bahwa dana beasiswa berada di kantor Depdiknas pusat (Dikdasmen) disalurkan langsung ke pada siswa dengan menggunakan jasa P.T. Pos Indonesia sesuai dengan SK Penerima beasiswa yang telah dipilih. Calon peneria beasiswa SD kelas III-VI sebesar Rp.20.000,- per bulan; dan untuk siswa SLTP yaitu kelas II dan III sebesar Rp. 25.000,- perbulan dan untuk siswa SMU dan SMK yaitu mulai kelas II sampai III untuk SMU dan sampai kelas IV untuk SMK sebesar Rp.30.000,- per bulan. Semua siswa akan menerima beasiswa selama 12 bulan (satu tahun) setelah terlebih dahulu diseleksi sesuai ketentuan yang telah ditetapkan oleh Tim pengelola di daerah masing-masing. Komposisi penerima beasiswa diatur dalam perbandingan 60% untuk kaum perempuan dan 40% untuk kaum laki-laki, di upayakan 10% dari keseluruhan peserta diberikan kepada siswa yang berprestasi di bidang olahraga dan seni budaya atau bidang sosial. Bantuan ini diutamakan kepada siswa berprestasi yang keadaan ekonomi orang tuanya/wali murid lemah/kurang mampu. Peserta kegiatan sosialisasi dan koordinasi program beasiswa bakat dan prestasi 98 orang, berasal dari Kantor Diknas Pendidikan Nasional propinsi; Wakil dari P.T. Pos Indonesia; dan wakil dari Unit utama Depdiknas Pusat. Dalam kegiatan ini, P.T. HM Sampoerna turut mendukung program pemerintah memberikan beasiswa kepada 3000 siswa lulusan SLTP tahun ajaran 2001/2002 selama tiga tahun yang ingin melanjukan SMU. Direncanakan sampai denga tahun 2006 sebanyak 9000 siswa lulusan SLTP berprestasi mendapatkan beasiswa dari P.T HM Sampoerna. Demikian penjelasan Niken Rachmat, selaku pimpinan Lembaga Komunikasi P.T. HM SampoernaTbk.